LAPORAN MAGANG MAHASISWA D4 ITB BATCH VIII

JURUSAN TEKNIK KOMPUTER & JARINGAN – TEKNIK MEDIA DIGITAL

PROGRAM ALIH JENJANG D3 KE D4

KERJASAMA ITB – SEAMOLEC

TAHUN AJARAN 2013 – 2014

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

    Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Magang ini. Tujuan penulisan Laporan ini, yaitu untuk memenuhi salah satu persyaratan program Diploma IV pada Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Media Digital di Institut Teknologi Bandung.

    Laporan magang ini merupakan rangkuman dari kegiatan penulis selama melaksanakan magang di Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mulai tanggal 23 Desember 2014 sampai dengan tanggal 18 April 2014.

    Ucapan terima kasih senantiasa penulis haturkan kepada:

  1. Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng), selaku instansi tempat penulis melaksanakan kegiatan magang.
  2. Irjen Pol Drs. Noer Ali, selaku Kapolda Jawa Tengah.
  3. Biro SDM Polda Jateng, selaku Biro penanggung jawab program PJJ STIK – PTIK.
  4. Subbag Seleksi Polda Jateng, selaku Subbag di bawah naungan Biro SDM sebagai pelaksana dan penanggung jawab kelancaran program PJJ STIK – PTIK serta tempat penulis melaksanakan kegiatan magang.
  5. Kompol Bambang Sugihartono, SIK, M.M, selaku Kasubbag Seleksi Polda Jateng.
  6. Iptu Umi Yati, selaku Pamin Subbag Seleksi Polda Jateng.
  7. Seluruh Banum Subbag Seleksi Polda Jateng.

 

  1. Mahasiswa STIK – PTIK Angkatan 64 di Polda Jateng.
  2. Gatot Hari Priowirjanto, selaku Direktur SEAMOLEC.
  3. Seluruh pihak yang membantu kelancaran pelaksanaan magang dan perkuliahan jarak jauh yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

 

Akhir kata penulis mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan magang maupun penulisan laporan ini terdapat kesalahan dan kekurangan, karena kesempurnaan semata-mata hanyalah milik Allah SWT. Semoga apa yang telah penulis curahkan dalam laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca maupun pihak lainnya.

 

                            Semarang, Mei 2014

 

 

                            Rizqia Wulan Sari

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Isi

 

KATA PENGANTAR    i

Daftar Isi    iii

Daftar Tabel    iv

BAB I
PENDAHULUAN    1

A.    Latar Belakang    1

B.    Maksud dan Tujuan Magang    2

C.    Pelaksanaan Magang    3

D.    Strategi Pelaksanaan Magang    3

E.    Jadwal Kegiatan    4

BAB II
ISI    5

A.    Sejarah Polda Jawa Tengah    5

B.    Arti Lambang Polda Jawa Tengah    8

C.    Tugas Pokok, Visi dan Misi Polda Jawa Tengah    10

D.    Struktur Organisasi    11

E.    Daftar Nama Pejabat Polda Jateng    11

F.    Sistem IT di Polda Jateng    13

G.    Kegiatan Magang di Polda Jawa Tengah    14

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN    31

A.    Kesimpulan    31

B.    Saran    31

 

Daftar Tabel

 

Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan Magang    11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Sistem perkuliahan program D4 ITB Batch 8 kerjasama dengan SEAMOLEC ini salah satunya masa magang di instansi atau sekolah yang ditentukan oleh pihak SEAMOLEC selama 6 bulan, dan saya ditugaskan untuk magang di Polda Jawa Tengah selama 4 bulan dengan tugas utama untuk melakukan assessment jaringan di Polda Jawa Tengah demi kelancaran perkuliahan PJJ STIK – PTIK di masing-masing Polda di seluruh Indonesia.

STIK – PTIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) adalah sekolah tinggi satu satunya kepolisian di Indonesia yang melayani S1 dan S2, STIK – PTIK mempunyai kapasitas asrama sebanyak 700an siswa, dimana tiap tahun ada tiga angkatan, artinya tiap angkatan sekitar 200-an.

Sedangkan Polisi yang harus dilayani sampai 2015 sebanyak 70.000an siswa, ini membuat STIK – PTIK merubah metode pembelajran menjadi PJJ, pada tahun 2009 – 2010 PTIK sebenarnya sudah mencoba PJJ, tetapi di larang oleh DIKTI karena menggunakan model kelas jauh.

Pada tahun 2012 SEAMOLEC dan STIK – PTIK melakukan MoU untuk membantu STIK – PTIK menjalankan PJJ nya. Saat ini STIK – PTIK sudah menyiapkan bahan ajar untuk PJJ, STIK – PTIK menunjuk Polda di seluruh Indonesia menjadi Sub Kampus dan Kampus utama berada di STIK – PTIK Jakarta.

PJJ di STIK – PTIK mempunyai karakter yang unik, berbeda dengan tempat lain yang memberikan kemandirian kepada mahasiswa, Kepolisian mengedepankan kedisiplinan dalam segala hal.

PJJ di STIK – PTIK mewajibkan adanya tatap muka secara online, untuk itu PTIK menggunakan Web conference, ini pun harus dilakuan secara bersamaan di tiap Polda. Pada perkuliahan ini, STIK – PTIK awalnya menggunakan web conference BBB (Big Blue Button). Namun karena banyak sekali kendala, maka STIK – PTIK beralih menggunakan Cisco Web Conference WebEx yang berbayar.

 

  1. Maksud dan Tujuan Magang

    Maksud dan tujuan dari program magang di Polda Jawa Tengah ini adalah sebagai berikut:

  2. Melakukan penilaian (assessment) jaringan internet yang digunakan Polda Jawa Tengah.
  3. Mempersiapkan sarana dan prasarana yang digunakan untuk proses perkuliahan jarak jauh yang diselenggarakan oleh STIK – PTIK.
  4. Memberikan pelatihan cara penggunaan Big Blue Button (BBB) dan WebEx sebagai web conference yang digunakan untuk perkuliahan jarak jauh.
  5. Memberitahukan teknis pelaksanaan perkuliahan jarak jauh kepada admin dan teknisi PJJ Polda Jawa Tengah.
  6. Memberikan saran dan pendapat demi kelancaran pelaksanaan kuliah jarak jauh STIK – PTIK.
  7. Membantu kegiatan internal di Subbag Seleksi Polda Jateng.

 

  1. Pelaksanaan Magang

Proses magang dilaksanakan di Sub Bagian Seleksi Polda Jawa Tengah yang terletak di kota Semarang selama 4 bulan, terhitung mulai tanggal 23 Desember 2013 hingga 18 April 2014.

 

  1. Strategi Pelaksanaan Magang

Pada program magang di Polda, saya dan 30 mahasiswa lainnya yang juga magang di Polda di seluruh Indonesia bertugas untuk mempersiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam proses perkuliahan jarak jauh mahasiswa STIK – PTIK yang berlangsung pada awal April 2014 agar dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Persiapan yang dilakukan awalnya adalah melakukan assessment terhadap jaringan yang digunakan oleh Polda Jateng serta peralatan yang akan digunakan untuk menunjang perkuliahan. Setelah itu mempersiapkan ruangan yang akan dijadikan sebagai ruang kuliah.

Kegiatan selanjutnya adalah melakukan uji coba peralatan yang telah disiapkan untuk perkuliahan, lalu melakukan uji coba jaringan dengan cara terhubung dengan web conference WebEx yang diselenggarakan oleh STIK – PTIK dan juga memberikan solusi mengenai kendala yang terjadi pada saat uji coba.

Setelah itu memberikan pelatihan kepada admin dan teknisi di Polda Jateng mulai dari pelatihan penggunaan web conference, tata cara mempersiapkan peralatan, serta prosedur perkuliahan agar perkuliahan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

 

  1. Jadwal Kegiatan

Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan Magang

No. 

Tanggal 

Kegiatan 

1. 

23 Desember 2013 – 31 Maret 2014 

Melakukan assesment jaringan, persiapan sarana dan prasarana yang menunjang perkuliahan, melakukan uji coba web conference, mengadakan pelatihan kepada admin dan teknisi, serta mengatasi kendala yang dihadapi pada saat uji coba.

2. 

1 April – 18 April 2014 

Menjadi operator web conference pada proses perkuliahan jarak jauh serta mengawasi admin dan teknisi dalam penerapan pelatihan yang diberikan ke program perkuliahan jarak jauh.

 

 

 

BAB II

ISI

 

  1. Sejarah Polda Jawa Tengah

Sejarah perjuangan kepolisian komando daerah Jawa Tengah dari masa ke masa, sejak proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia selalu mengalami pasang surut. Berikut adalah lika-liku kepolisian Jawa Tengah dari masa ke masa:

  1. Periode 17 Agustus 1945 – 17 Desember 1949, kepolisian Jawa Tengah berada di bawah naungan Undang-Undang Dasar RI 1945.
  2. Periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950, kepolisian Jawa Tengah di bawah naungan Undang-Undang Dasar Sementara RI 1949.
  3. Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959, kepolisian Jawa Tengah di bawah naungan Undang-Undang Dasar Sementara RI 1950.
  4. Periode 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966, periode peralihan atau menjelang Orde Baru.
  1. Periode 11 Maret 1966 Reformasi, adalah periode pembaharuan dan kemajuan serta regenerasi kepolisian komando daerah kepolisian Jawa Tengah.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah terdiri dari beberapa Kepolisian Resort (Polres), antara lain:

  1. Kepolisian Resort Kudus.
  2. Kapolres pertama Kudus adalah Soebarkah.
  3. Kepolisian Resort Banyumas. Setelah Yogyakarta menjadi pusat pemerintahan RI pada 4 Januari 1946, Komisaris Polisi R. Soemarto, pria kelahiran Sokaraja Banyumas, menjabat Wakil Kepala Kepolisian RI. Pada saat itu beliau membentuk pasukan Mobile Brigade besar pada 14 November 1946 yang dipusatkan di Karesidenan Banyumas.
  4. Kepolisian Resort Blora. Dua pucuk pimpinan di wilayah Karasidenan Pati pada waktu itu diculik dari Pati dan di bawa ke Blora untuk disuruh menandatangani persetujuan gerakan pemberontak Madiun di wilayah pati. Akan tetapi beliau tidak mau menandatanganinya, lebih baik mati dari pada mengorbankan rakyat. Akhirnya mereka di eksekusi mati oleh pemberontak.
  5. Kepolisian Resort Banjarnegara. Sejarah Polres Banjarnegara tidak bisa dilepaskan dengan sejarah kepolisian secara umum di Indonesia. Embrio kepolisian di Indonesia sudah terbentuk pada zaman penjajahan belanda. Demikian pula dengan kepolisian daerah Banjarnegara yang sudah terbentuk sejak tahun 1920-an. Lembaga kepolisian pertama yang didirikan pemerintah kolonial di Banjarnegara adalah Commissariat van Politie Bandjarnegara dan R. A. A Soemitro Kolopaking Poerbonegoro adalah Komisaris Polisi pertama bumiputera dari Banjarnegara.
  6. Kepolisian Resort Magelang. Kesatuan polisi di Magelang sudah ada sebelum tahun 1945, yang berkedudukan di Jalan Kejoran. Setelah Indonesia merdeka terjadi peralihan kekuasaan dari pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia dengan diprakarsai oleh Komisaris Polisi tingkat I R sukardjo dan IP.1 Legowo, dibentuklah polisi karesidenan Kedu dan Magelang.
  7. Kepolisian Resort Pemalang.
  8. Kepolisian Resort Purworejo. Polwitabes Semarang.
  9. Kepolisian Resort Klaten. Terbentuknya Polres Klaten tidak dapat dipisahkan dengan terbentunya BKR. Pada tahun 1944 di kabupaten Klaten sudah terbentuk kantor polisi kabupaten Klaten.
  10. Kepolisian Resort Salatiga. Antara akhir Abad ke-18 dan menjelang abad ke-19, berdirilah markas kepolisian resort Salatiga. Pada masa penjajahan Jepang wilayah kepolisian Salatiga bernama detasemen polisi yang bermarkas di Desa Pager, kecamatan Tengran, Semarang. Setelah begulirnya waktu, pada 1965 Komando Resort 932 Kores Salatiga diganti menjadi Kepolisian Resort Salatiga. Dengan inspektur pertamanya Polisi Gasira.
  11. Kepolisian Resort Brebes.
  12. Kepolisian Resort Kebumen. Pada 1943, dibentuklah kepolisian detasemen yang berstatus pasukan tempur yang bermarkas di Jalan Sedayu Gombong yang dipimpin Inspektur Polisi Ali. Kemudian pada 1945, beralih pimpinan ke Inspektur Polisi R. Sudargo. Lalu pada 1947, markas kepolisian detasemen dipindahkan dari Gombong, Kebumen ke Desa Panjatan, Karanganyar, Kebumen dipimpin oleh Inspektur Polisi R Panji Suwoso.
  13. Kepolisian Resort Semarang.
  14. Kepolisian Resort Tegal.
  15. Kepolisian Wilayah Pekalongan. Sebelum Kemerdekaan, kepolisian di Pekalongan seperti wilayah lain merupakan alat kolonial untuk menjalankan kekuasaan terhadap bumi pertiwi sehingga menjadi polisi yang antagonis terhadap kepentingan rakyat.

    Beberapa Prestasi Polda Jawa-Tengah:

    1. Pembentukan Mobile Brigade (Mobrig) karesidenan Yogyakarta.

    2. Perjuangan polisi Kowil kepolisian 96 di Yogyakarta.

    3. Penumpasan Gerakan 30 September.

    4. Polres Banjarnegara berhasil mengungkap kasus pendirian Negara Islam Indonesia (NII).

    5. Pengungkapan kasus kayu ilegal.

 

  1. Arti Lambang Polda Jawa Tengah


  • Warna hitam dan kuning adalah warna legendaris Polri. Warna kuning keemasan: perlambang kebesaran jiwa dan keagungan hati nurani segenap prajurit Polri.
  • Warna hitam adalah lambang keabadian dan sikap tenang mantap yang bermakna harapan agar Polri selalu tidak goyah dalam situasi dan kondisi apapun.

Gambar Borobudur yang tertulis pada Badge Polda jateng, selain diartikan sebagai keagungan peninggalan sejarah, pun pula dimaksudkan akan hikmat kekuatan pembuatnya terdahul, sehingga dapat terwujud suatu bangunan yang megah dan kuat untuk pula diwarisi semangat juang tabah dan ulet.

Arti sebenarnya secara simbolik adalah, bahwa candi yang dibangun untuk memuliakan agama Budha Mahayana dan sekaligus untuk mendewakan Cikal-bakal dinasti Syailendra yang dalam pemerintahaannya dikuasai 10 (sepuluh) Orang Raja secara berturut . Oleh sebab itu Candi Borobudur disatu pihak mencerminkan nilai nilai tinggi Agama Budha dan dilain pihak mengandung rasa rendah hati yang disadari penciptanya sedalam-dalamnya.

Menurut legenda pada jaman dahulu Pulau jawa terapung ditengah lautan, oleh karena agar dapat dihuni manusia, maka harus dipaku dan ditambatkan pada pusat bumi. Paku tersebut yang dikenal sebagai gunung tidar, dimana kawasan sekitarnya merupakan wilayah yang subur yang dikenal dengan wilayah Kedu , yang mana Candi Borobudur juga berada dilingkungan wilayah ini.

Salah satu data sejarah yang menyebutkan, bahwa Candi Borobudur didirikan pada abad ke-18 berada dekat sebuah desa Boro, sedangkan kata-kata budur dari kitab kuno ditambahkan kepadanya sehingga menjadi Borobudur . Hal tersebut diartikan pula, bahwa Budur berarti bangunan suci didesa Boro.

Menurut pengertian Agama Buda diartikan, bahwa Boro artinya Agung, dan Budur disamakan dengan Budha yang kemudian arti lengkapnya adalah sang Budha yang agung.

 

  1. Tugas Pokok, Visi dan Misi Polda Jawa Tengah

Tugas Pokok

Menyelenggarakan Tugas Pokok Polri dalam Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat, Penegakkan Hukum dan memberi Perlindungan, Pengayoman, dan Pelayanan Masyarakat serta tugas lain sesuai ketentuan hukum dan peraturan serta kebijakan yang telah ditetapkan.


VISI

Menampilkan Polda Jawa Tengah yang Profesional, Bermoral, Modern sebagai Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat yang terpercaya dalam pemeliharaan Kemanan ketertiban Masyarakat dan Penegakkan Hukum


M I S I

  1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Jawa Tengah Untuk Tampil   sebagai sosok Pengayom, Pelindung dan Pelayan Masyarakat.
  2. Melaksanakan Penegakkan Hukum secara Konsisten, Berkesinambungan dan Transparan untuk pemeliharaan Kamtibmas
  3. Melaksanakan Pelayanan Optimal, yang dapat menimbulkan kepercayaan bagi Masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum
  4. Menciptakan kondisi keamanan yang kondusif dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan instansi terkait secara aktif
  5. Mengedepankan dan Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia dalam setiap melaksanakan tugas.

     

  6. Struktur Organisasi

 

  1. Daftar Nama Pejabat Polda Jateng
    1. Kapolda Jateng        : Irjen Pol Drs. Noer Ali
    2. Wakapolda Jateng    : Brigjen Pol. Drs. Panjang Yuswanto, S.H.
    3. Irwasda Polda Jateng    : Kombes Pol Tri Maryanto, SH, MBA, MM
    4. Karo Rena Polda Jateng    : Kombes Pol Albertus Sampe Sitorus, S.E.
    5. Karo Ops Polda Jateng    : Kombes Pol Drs.Subandi, SH, M.HUM
    6. Dir Binmas Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Mohammad Agus Sunaryo
    7. Karo SDM Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Andhi Hartoyo, M.Si.
    8. Karo Sarpras Polda Jateng : Kombes Pol Drs. Sumarsono
    9. Dir Intelkam Polda Jateng : Kombes Pol Drs.Rudi Pranoto
    10. Dir Reskrimsus Polda Jateng : Kombes Pol Drs.Djoko Poerbo Hadijojo,Msi
    11. Dir Sabhara Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Hariyanto, SH.
    12. Dir Lantas Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Istu Hari Winarto, SH, MM.
    13. Dir Resnarkoba Polda Jateng : Kombes Pol Drs. Nasib Simbolon, M.M.
    14. Dir Polair Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Edison Sitorus, M.H.
    15. Kabid Humas Polda Jateng : Kombes Pol Drs. Alloysius Liliek Darmanto
    16. Kabid Kum Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Alloysius Liliek Darmanto
    17. Kabid Propam Polda Jateng : Kombes Pol Hendra Supriatna, SH, MH.
    18. Kabid TI Polda Jateng    : Kombes Pol Drs. Arief Yuliman Susetyana
    19. Kabid Dokkes Polda Jateng : Kombes Pol Dr. Musyafak
    20. Kabid Keu Polda Jateng    : Kombes Pol. Bambang Ricky Sidonarto, SE
    21. Kasat Brimob Polda Jateng : Kombes Pol Drs. Moch. Badrus
    22. Dir Reskrimum Polda Jateng : Kombes Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si
    23. Ka SPN Purwokerto    : Kombes Pol. Burhanudin, Sik
    24. Ka Setum Polda Jateng    : AKBP Nursiyah Saleh, SH
    25. Dir Pam Obvit Polda Jateng : Kombes Pol. Drs. Tanto Isyadi, SH
    26. Dir Tahti Polda Jateng    : AKBP Rudi Heru Susanto, SH
    27. Ka Yanma Polda Jateng    : AKBP. FX. Sugiharwanto, SH, M.PAR

 

  1. Sistem IT di Polda Jateng

Jaringan komputer dan jaringan internet di Polda Jawa Tengah ditangani oleh bagian yang disebut dengan Bid TI. Polda Jawa Tengah menggunakan jaringan ASTINET 10 Mb yang digunakan oleh seluruh bagian atau satuan kerja yang ada di Polda Jawa Tengah.

Berikut gambaran topologi jaringan di Polda Jawa Tengah:


    Kelas yang digunakan untuk penyelenggaraan perkuliahan jarak jauh STIK – PTIK juga menggunakan jaringan internet tersebut. Untuk menguatkan sinyal jaringan, kelas PJJ menggunakan kabel UTP dengan IP khusus yang telah disiapkan oleh Bid TI. Kelas PJJ STIK – PTIK terletak di Gedung A Lantai 3 Polda Jawa Tengah.

  1. Kegiatan Magang di Polda Jawa Tengah

Tiga hari sebelum diberangkatkan ke Polda di seluruh Indonesia, kami 31 mahasiswa yang terpilih untuk melaksanakan magang di Polda diberikan pembekalan terlebih dahulu. Pada pembekalan tersebut, kami diberikan pengarahan tentang tugas-tugas yang akan dilaksanakan di Polda masing-masing. Kami juga diberikan pelatihan mengenai cara penggunaan web conference Big Blue Button (BBB), selain itu kami juga diberikan pelatihan tentang Mikrotik.

Kami berangkat ke daerah masing-masing tidak secara serempak, sebagian ada yang berangkat pada tanggal 20 Desember 2013 dan sebagian lainnya berangkat pada tanggal 23 Desember 2013. Saya berangkat dari Jakarta pada tanggal 20 Desember 2013 pada pukul 13.45 WIB dan tiba di Semarang pada pukul 14.50 WIB. Disana saya dijemput oleh Bu Umi dan Mba Vina dari Subbag Seleksi Polda Jateng.

Dari bandara saya langsung menuju ke Polda Jawa Tengah, karena hari sudah cukup sore, maka saya langsung diantar ke tempat tinggal (kost wanita) yang jarak tempuhnya kurang lebih 15 menit dari Polda Jawa Tengah.

Hari pertama magang yaitu pada tanggal 23 Desember 2013, saya langsung melakukan pengecekan terhadap alat bantuan dari ICITAP yang akan digunakan untuk mendukung proses perkuliahan PJJ. Pengecekan tersebut dimaksudkan untuk melihat kondisi apakah alat-alat tersebut layak dan dapat digunakan. ICITAP memberikan bantuan berupa alat-alat diantaranya: Laptop Fujitsu, Webcam Logitech, LCD Projector, Printer, CD Microsoft Office 2013, Modem GSM dan SIM Card Telkomsel. Alat-alat tersebut diterima sebanyak masing-masing satu unit dan dapat digunakan dengan baik.


    Setelah melakukan pengecekan alat-alat, saya melakukan uji coba web conference dengan menggunakan Big Blue Button (BBB). Uji coba masih dilakukan di ruang Kasubbag Seleksi, karena ruang kelas PJJ Polda Jateng masih dalam perbaikan. Uji coba dilakukan dengan menggunakan jaringan internet di Polda Jateng yang terhubung dengan kabel LAN dengan IP khusus.

Dalam uji coba ini terdapat beberapa kendala yang cukup mengganggu pelaksanaan uji coba diantarnya adalah:

  1. Video yang ditampilkan putus-putus. (prediksi karena download speed kurang dari 1 Mbps pada jam kerja)
  2. Download speed dan upload speed tidak stabil. Setiap download speed naik, maka upload speed turun, begitu juga sebaliknya. (prediksi karena tidak adanya management bandwidth)

Berikut gambar hasil uji coba web conference menggunakan BBB:


    Pada keesokan harinya, saya kembali melakukan uji coba web conference menggunakan Big Blue Button sekaligus mendapatkan pengarahan dari Kombes Pol Edi di STIK – PTIK. Berikut ringkasan uji coba yang dilakukan:

  • Pukul 09:49 WIB, download speed 0.41 Mbps dan upload speed 5.18 Mbps. (Video lancar)
  • Pukul 10:08 WIB, dowload speed 1.83 Mbps dan upload speed 5.47 Mbps. (Video lancar, suara jernih)
  • Pukul 11:13 WIB, download speed 3.45 Mbps dan upload speed 6.87 Mbps.
  • Pukul 14:00 WIB, download speed 2.48 Mbps dan upload speed 7.46 Mbps.

Pada hari kedua ini, terdapat kendala yang cukup mengganggu penggunaan BBB yaitu setelan (setting) untuk share
webcam dan audio yang sangat lambat atau dengan kata lain “not responding” dimana plugin flash tidak bekerja dengan baik, akibatnya tidak dapat sharing webcam dan audio.

Gambar uji coba BBB:


Hari selanjutnya pada hari Jum’at 27 Desember 2013, saya kembali melakukan uji coba web conference dengan penilaian sebagai berikut:

  • Video lancar, suara jernih.
  • Pada pukul 10:53 WIB, download speed 1.52 Mbps dan upload speed 6.28 Mbps.
  • Pada pukul 11:53 WIB, download speed 0.73 Mbps dan upload speed 6.96 Mbps.
  • Pada pukul 13:50 WIB, download speed 2.64 Mbps dan upload speed 5.18 Mbps.

Saya juga melakukan koordinasi dengan BID TI Polda Jawa Tengah, berikut hasilnya:

  1. Jaringan ASTINET 10 Mb sudah sangat baik, sehingga tidak perlu adanya pengadaan jaringan khusus untuk kelas USBPJJ, cukup menggunakan jaringan tersebut.
  2. Yang perlu diperbaiki adalah jaringan yang terhubung ke server, dimana backhaul harus ditambah. Karena jika client sudah mencapai angka 15 ke atas, akan sangat sulit untuk masuk ke dalam conference. Jadi, jaringan server lah yang seharusnya diperbaiki demi kelancaran penggunaan web conference oleh masing-masing Polda.

Berikut rancangan awal topologi jaringan Polda Jateng:


    Pada hari Senin, 30 Desember 2013 Polda Jateng kedatangan tim Monev dari SEAMOLEC yang bertujuan untuk melakukan monitoring kondisi jaringan dan kelas PJJ di Polda Jateng. Tim Monev terdiri dari 3 orang yaitu Cahya Ratih, Ambay dan Taufikur Rahman.

    Selain melakukan monitoring, tim tersebut juga melakukan uji coba BBB dengan download speed 1.68 Mbps dan upload speed 7.37 Mbps. Video yang tampil cukup jelas dan lancar, serta suara atau audio sangat jernih.


    Keesokan harinya saya kembali melakukan uji coba web conference dengan menggunakan BBB. Kendalanya adalah jika logout, ketika masuk ke conference sulit untuk join audio dan share webcam. Muncul: “Adobe flash player is not responding”. Padahal flash player yang digunakan updated.


Network monitor BBB

 

 

    Uji coba pada hari Kamis, 2 Januari 2014 terjadi penurunan download speed.

Pukul 11:10 WIB


Kendala yang terjadi karena penurunan speed adalah sebagai berikut:

  • Jika user semakin bertambah, shockwave flash tidak merespon. Akibatnya ada video yang freeze, blank, tertutup dengan sendirinya, tombol pada web tidak berfungsi.
  • Server terputus ketika user mencapai 36 participants.

Uji coba BBB pada hari Jum’at, 3 Januari 2014 dilaksanakan dalam rangka gladi kotor sekaligus pengarahan dari pak Edi sebelum kegiatan launching USBJJ STIK – PTIK. Dalam Uji coba ini dibagi menjadi dua room, Kelas A dan Kelas B. Pembagian kelas ini dilakukan untuk meminimalisasi kendala-kendala yang sering terjadi pada hari-hari sebelumnya demi kelancaran pelaksanaan launching PJJ STIK – PTIK.

Pada hari Sabtu, 4 Januari 2014 dilaksanakan gladi kotor ke dua bersama dengan admin Polda Jateng. Gladi kotor ini dilaksanakan mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 17:00 WIB. Pada kegiatan ini dilakukan check sound dan kualitas video demi kelancaran kegiatan launching PJJ STIK – PTIK.

Hari Senin, 6 Januari 2014 dilaksanakan uji coba web conference dengan menggunakan WebEx. Aplikasi ini digunakan untuk meminimalisir kendala-kendala dari aplikasi sebelumnya demi kelancaran kegiatan launching. Kendala pada aplikasi sebelumnya pun tidak terjadi pada aplikasi ini, karena aplikasi ini merupakan web conference yang berbayar.

Hari berikutnya saya melaksanakan gladi bersih untuk kegiatan launching PJJ. Melakukan check sound, penilaian kualitas video, serta mempersiapkan ruang kelas PJJ untuk kegiatan launching pada keesokkan harinya.


Kegiatan Launching PJJ STIK – PTIK diselenggarakan pada hari Rabu, 8 Januari 2014. Pelaksanaan launching ini menggunakan web conference WebEx. Kegiatan launching dihadiri oleh para pejabat yaitu Karo SDM Polda Jateng, Ka SPN Purwokerto, Kabag Dalpers Polda Jateng, Kasubbag Seleksi, Kasubbag Diapers, Teknisi, Admin dan mahasiswa STIK – PTIK Angkatan 64.

Pada pelaksanaan launching ini, tidak ada kendala yang dihadapi karena jaringan internet Polda Jateng dinilai cukup stabil dan sangat dapat mendukung kelancaran web conference.


    Pada keesokkan harinya, dilakukan kegiatan foto kelas PJJ yang ada di seluruh Polda maupun SPN di seluruh Indonesia melalui web conference WebEx. Sebelum sesi foto, Pak Edi dari STIK – PTIK memberikan sedikit pengarahan dan evaluasi dari kegiatan uji coba yang telah dilaksanakan dihari-hari sebelumnya.


    Pada hari Senin, 10 Februari 2014 saya mendesain topologi jaringan Polda Jateng yang lebih rinci. Berikut desain topologi jaringan yang saya buat:


    Hari Rabu, 12 Februari 2014 dilaksanakan kegiatan uji coba WebEx dengan melakukan tes suara dan kualitas video demi kelancaran kegiatan pengarahan perkuliahan jarak jauh yang diselenggaran pada hari Senin, 17 Februari 2014.

    Kegiatan pengarahan dari STIK – PTIK kepada para Koordinator Mentor, Mentor, Sekretariat PJJ, Admin dan Teknisi diselenggarakan pada Senin, 17 Februari 2014 yang dihadiri oleh Kabag Dalpers, Ka SPN, Kasubbag Seleksi, Kasubbag Diapers, dua Teknisi dan dua Admin Polda Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengarahan prosedur perkuliahan jarak jauh STIK – PTIK yang akan diselenggarakan pada bulan April 2014.


    Pada hari Selasa, 18 Februari 2014 Tim Mabes Polri dan Lemdikpol berkunjung ke Polda Jateng. Tim terdiri dari 5 orang dengan tujuan untuk monitoring dan evaluasi kesiapan Polda Jateng untuk melaksanakan kegiatan perkuliahan jarak jauh mahasiswa STIK – PTIK selama 8 bulan di Polda Jateng mulai bulan April 2014.

    Tim tersebut memberikan beberapa pertanyaan mengenai jaringan internet, ruang kelas PJJ, aplikasi atau web conference yang digunakan dengan mengadakan uji coba dengan menggunakan WebEx, serta kesiapan dari personil PJJ.



Keesokkan harinya masih kunjungan dari Tim Mabes Polri dan Lemdikpol yang rencananya akan diadakan uji coba BBB bersama, namun karena ada gangguan dari server STIK – PTIK maka uji coba kembali dilakukan menggunakan WebEx. Kami juga mencoba mengakses aplikasi E-Learning yang menggunakan Moodle (LMS) yang nantinya akan diakses oleh mahasiswa untuk mempelajari materi yang diberikan oleh dosen.


Kegiatan setelah itu sebelum perkuliahan jarak jauh dimulai, saya membantu pekerjaan di Subbag Seleksi seperti merekap data nominatif SIP Polri TA 2014, menginput data anggota TR Lulus RIKMIN SESPIMMA 2014, memperbaiki format soal ujian SIP dari beberapa Satker di Polda Jateng, merekap Renbut Dik 15, mengeprint name tag peserta ujian SIP, dan kegiatan lainnya di Subbag Seleksi.

Perkuliahan jarak jauh perdana mahasiswa STIK – PTIK Angkatan 64 dilaksanakan pada tanggal 2 April 2014. Jumlah mahasiswa di Polda Jateng ada 12 mahasiswa, 5 diantaranya adalah mahasiswa yang berasal dari AKPOL. Perkuliahan jarak jauh dilaksanakan selama 8 bulan di Polda Jateng. Waktu kuliah mulai hari Senin sampai dengan Jum’at pukul 08.00 – 14.45 WIB. Ruang kelas PJJ Polda Jateng dipindah untuk sementara waktu menggunakan ruang Aula. Saya menjadi operator perkuliahan jarak jauh sampai dengan tanggal 18 April 2014.

 









 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

 

  1. Kesimpulan

    Berikut hal-hal yang dapat saya simpulkan selama magang di Polda Jateng:

    1. Polda Jateng sudah siap melaksanakan perkuliahan jarak jauh mahasiswa STIK – PTIK Angkatan 64, baik dari segi sarana maupun prasarana.
    2. Jaringan yang digunakan Polda Jateng yang sudah sangat baik yaitu menggunakan ASTINET 10 Mb, meskipun digunakan oleh seluruh Satker namun masih sangat mendukung untuk melaksanakan perkuliahan.
    3. Ruang kelas PJJ masih dalam rencana persetujuan penggunaan, sehingga masih menggunakan Aula yang sering digunakan untuk rapat.
    4. Operator yang mengawasi perkuliahan yaitu Admin dan Teknisi di Polda Jateng sudah berkompeten untuk menangani teknis pada saat perkuliahan berlangsung.

 

  1. Saran

    Demi kelancaran perkuliahan jarak jauh yang diselenggarakan di Polda Jateng, berikut saran yang sekiranya dapat dipertimbangkan:

    1. Ruang kelas khusus PJJ agar mahasiswa dapat melaksanakan perkuliahan dengan nyaman.
    2. Personil Admin dan Teknisi yang perlu ditambah agar dapat mengawasi perkuliahan sehingga perkuliahan dapat berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s