I wanna go to East Kalimantan, but Central Java is not bad :)

Ceritanya (biasa saya bilang “citanya”), saya dan temen-temen (30 orang) diberi kesempatan untuk magang di luar daerah lebih tepatnya di POLDA di seluruh Indonesia selama 3-4 bulan (masih belum jelas). Tiap POLDA kebagian satu mahasiswa. Waktu itu kami melaksanakan briefing di Bandung untuk menentukan siapa saja yang magang dimana saja. Nah, dengan semangatnya saya langsung browsing daerah mana yang masyarakatnya ramah dan ada tempat wisata yang bagus. Setelah mengunjungi beberapa situs, saya tertarik untuk magang di Kalimantan Timur. Waktu itu saya sudah fix untuk magang di KALTIM (waktu itu loh yaa :D).

Ini pantai yang tadinya ingin saya kunjungi di Kalimantan Timur:

images (3)Pantai Derawan

Beberapa hari kemudian, kami meluncur ke Tangerang Selatan untuk melakukan rapat (tepatnya bimbingan apa saja yang akan dilakukan saat magang). Pada bimbingan tersebut dijelaskan tugas-tugas yang harus dikerjakan saat magang (saking banyaknya saya sampai enggan untuk menyebutkan ehehe), prosedur pembelajaran jarak jauh STIK-PTIK, belajar mengenai jaringan dan sebagainya. Intinya, kami ditugaskan untuk melakukan assessment jaringan internet di POLDA-POLDA untuk persiapan PJJ Mahasiswa S1 STIK-PTIK. Ya sekitar 3 hari lah bimbingan tersebut dilakukan.

Tiba-tiba beberapa hari sebelum kami menyebar ke daerah-daerah, terjadi sedikit perubahan. Ya, perubahan pembagian daerah tepatnya. Kami yang perempuan dikumpulkan, lalu ditanya satu persatu yang magang di luar pulau jawa. Bagi yang memiliki saudara di daerah yang dipilih sih fine-fine saja, namun yang jadi masalah adalah yang tidak punya saudara di daerah tersebut. Alasannya di luar pulau jawa tidak aman lah, rawan lah (ya whatever lah yaa -_-).

Kebetulan saya tidak memiliki saudara di KALTIM, nah akhirnya di pindah lah saya di Jawa Tengah (“Oh my, ini sih sama aja pulang kampung”, ujar dalam hati saya pada waktu itu). Ya, kota kelahiran saya terletak di Provinsi Jawa Tengah yaitu Pemalang (but, it’s an amazing hometown). Saya langsung kecewa seketika pada waktu itu. Padahal saya sudah mempersiapkan diri untuk ke KALTIM, namun takdir bicara lain. Saya mencoba untuk bertukar daerah karena saya ingin mengunjungi provinsi lain, but I’ve got nothing. Ya, mungkin Jawa Tengah satu-satunya provinsi yang cocok untuk saya (lain kali harus bisa ke luar pulau jawa hehe).

Tepat tanggal 20 Desember 2013 saya terbang ke Semarang. POLDA Jawa Tengah terletak di kota Semarang, satu-satunya POLDA di Indonesia yang ada di kota besar (katanya). Gedung POLDA JATENG cukup luas, terdiri dari 3 gedung (gedung utama, gedung A dan gedung B). Ini foto POLDA JATENG tampak dari depan:

polda-jateng

Saya di tempatkan di ruangan SUBBAG Seleksi (Sub Bagian yang menangani masalah kenaikan pangkat, katanya. Saya belum tau lebih jelasnya.). Saya suka dengan orang-orang di ruangan ini, karena mereka sangat perhatian dengan saya dan juga sering membuat saya tertawa because they’re funny. Disini saya juga sering disuguhi banyak makanan dan cemilan (saya merasa berat badan saya bertambah selama disini ahaha).

Untuk akomodasi, saya tinggal di kost putri yang tidak jauh dari POLDA (about 10-15 minutes by motorcycle). Saya juga diberi fasilitas sepeda motor (tepatnya dipinjami hehe). Sedangkan makan, saya makan pagi dan siang di kantor (senin-jumát) dan untuk makan malam serta hari libur saya beli makan sendiri (kadang-kadang tidak makan alias hemat ehehe). Saya sering diberi uang makan, tapi untuk gaji sih katanya ada tapi I don’t know, maybe there is something wrong (rumornya sih begitu. katanya ada yang beginilah begitulah, tapi bukan dari POLDA nya loh ya, ada satu institusi lagi yang mengatur ini. just forget it :D).

Untuk tempat wisata, di Semarang banyak tempat wisata seperti pantai, gunung, tempat-tempat bersejarah dan sebagainya. Saya sudah pernah mengunjungi salah dua pantai di Semarang, yaitu Pantai Maron dan Pantai Marina. Pantainya memang tidak terlalu bagus bahkan airnya tidak jernih, tapi ya lumayan untuk menghilangkan kejenuhan. Sedangkan wisata gunung, saya hampir mencapai Gunung Ungaran tapi karena saya tidak tau jalan hingga tersesat, akhirnya saya tidak melanjutkan perjalanan hingga kesana (secara saya pergi sendiri dan hanya mengandalkan GPS). Tapi pemandangan di kota Semarang cukup menakjubkan.

I hope next time I can go to East Kalimantan and visit Derawan Island.

Lanjut ke permasalahan magang.

Selama melaksanakan magang disini, tugas saya hanya melakukan uji coba web conference menggunakan Big Blue Button (awal-awal magang sampai launching). Menggunakan Big Blue Button sering sekali mengalami kendala, sehingga pada saat launching PJJ (Rabu, 8 Januari 2014) ini menggunakan webex (Cisco WebEx Web Conferencing) yang hampir tidak ada kendala untuk yang memiliki jaringan internet cukup kuat (POLDA JATENG menggunakan ASTINET up to 10 MB, so there is no trouble).

Setelah launching, kebanyakan saya tidak melakukan apa-apa (tidak ada kerjaan, paling bantu-bantu hal kecil. How bored I am). Terkadang mengerjakan tugas kuliah, browsing dan sebagainya untuk menghilangkan kebosanan. Orang-orang disini hanya bilang “Dinikmatin saja, jalani saja” (it’s a boring words). Ya, saya hanya bisa menjalaninya saja hingga proses magang ini selesai. Mungkin kedepannya saya bisa lebih bermanfaat disini, aamiin. Over all, I try to enjoy it.

I think that’s all, thanks for reading🙂

4 thoughts on “I wanna go to East Kalimantan, but Central Java is not bad :)

  1. riskia setelah mas baca artikel kamu sungguh terharu dalam benaku. saya aja sempet ngiri soal yg itb itu. tapi smua ud saya ikhlaskan. semangat terus ndok ki. jangan putus asa. kita nggak tau renca
    na Allah untuk kita siapa tau nanti kamu pas magang di polda dapat calon suami dari polda kan mantap itu… keren kali. si anak ingusan dapat suami pejabat poldaaahaaahahahahahaha . keren ki. bisa ngankat martabat orang tua kamu. dan kamu ndok ki. jgn pernah putus asah ya. ingat pesan mas jadilah wanita yg tanggu dan tahan banting terhadap apa yg ada di sekitar kamu ndoj ki. saya selau ada disaat kamu seperti ini walau tidak dengan materi. tapi saya selalu suport buat Rizkia wulan sari. semangat semangt semangat…. kamu senang aku juga senang. bbmu pun juga suport amin ya Robb… sukses selalu riskia wulansari

    • aah kak yoy bikin aku terharu deh sumpah..
      makasih banget yaa kak yoy.. makasih banget dukungannya..
      iyaa kak yoy, kata pepatah “semua indah pada waktunya”.
      kalo buat suami pejabat polda sih aku mikir-mikir kak yoy ahaha.. lagi juga mana ada pejabat polda yg ngelirik aku.. emang aku siapa haha
      iyaa kak yoy aku gak akan putus asa.. aku juga wanita yg kuat (pede banget ya haha).. aku harus bisa jalanin ini..
      aamiin.. sukses juga buat kak yoy yaa..

      • aminnn…. hhahahaha gak segitunya kali. lu cu banget ya komenan kamu. di kasi dalam kurung kayak ada yg baca skenario giti cie. prepet… .
        iya iya iya sukses selalu aja ki… semangt y
        a……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s