Sepenggal Tulisan

Hari ini saya telah membaca sebuah tulisan dari Dahlan Iskan yang berjudul “Inikah Kisah Kasih Tak Sampai”.

Inikah Kisah Kasih Tak Sampai?

Oleh : Dahlan Iskan

20 Oktober 2011

http://dahlaniskan.wordpress.com/2011/10/20/inikah-kisah-kasih-tak-sampai/

Dalam tulisan ini penulis menceritakan tentang kecintaannya dengan PLN, sebuah instansi yang dulu sangat dibencinya. Beliau menyatakan bahawa instansi tersebut telah membuatnya sangat bergairah dan serasa kembali ke masa mudanya. Beliau menjelaskan bahwa hal tersebut bukan karena tergiur dengan fasilitas dan gaji yang besar, tapi karena merasa telah menemukan model transformasi korporasi yang sangat besar yang biasanya sulit berubah. Beliau merasa heran mengapa PLN bisa berubah menjadi sangat dinamis, dan beliau menyimpulkan dengan beberapa faktor :

“Pertama, mayoritas orang PLN adalah orang yang berotak encer. Problem-problem sulit cepat mereka pecahkan. Sejak dari konsep, roadmap, sampai aplikasi teknisnya.

Kedua, latar belakan pendidikan orang PLN umumnya teknologi sehingga sudah terbiasa berpikir logis.

Ketiga, gelombang internal yang menghendaki PLN menjadi perusahaan yang baik/maju ternyata sangat-sangat besar.

Keempat, intervensi dari luar yang biasanya merusak sangat minimal.

Kelima, iklim yang diciptakan Men BUMN Bapak Mustafa Abubakar sangat kondusif yang memungkinkan lahirnya inisiatif-inisiatif besar dari korporasi.”

Menurut beliau kelima faktor itu yang membuatnya hidup bahagia di PLN.  Dengan modal lima hal itu pula, komitmen apa pun untuk menyelesaikan persoalan rakyat di bidang kelistrikan bisa ceat terwujud. Itulah sebabnya beliau berani membayangkan, akhir 2012 adalah saat yang sangat mengesankan bagi PLN.

Beliau merasa gundah karena beliau melihat dan merasakan betapa beergairahnya PLN saat ini untuk bekerja keras memperbaiki diri. Beliau sudah terlanjur jatuh cinta setengah mati kepada orang yang dulu beliau benci, yaitu PLN. Beliau belum merasakan hal tersebut, tetapi sudah harus meninggalkannya. Beliau menyebutnya dengan: “Inikah yang disebut kasih tak sampai?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s